Laman

Selasa, 28 Juni 2011

Tips !

Tips Merawat Notebook

     Salam sejahtera bagi kita semua.. di zaman sekarang notebook sudah tidak lagi barang yang mewah. tiap orang pasti memilikinya. mulai kalangan anak anak sampai kalangan orang dewasa. karena aktifitas mereka sudah di tuntut harus menggunakan laptop. Maka dari itu saya akan memberikan sedikit tips merawat notebook.
Banyak kalangan orang membeli notebook tapi mereka tidak tau bagaimana cara merawatnya??
Ingat notebook itu barang elektronik sangatlah sensitif jika notebook tersebut tidak di rawat baik baik.. anggap saja kita tidak membersikan di bagaian keyboard makan akan terjadi kerusakan pada keybordnya. salah satunya contohnya kerusakan tombol tombol yang sulit di pencet...
ini tips menjaga atau merawat notebook secara global
  1. tiap selesai memakai ataupun mau memakai bersikanlah notebook dari debu debu
  2. jangan sekali kali sering menggunakan copy paste. itu akan menyebabkan kerusakan pada hardistnya
  3. notebook jangan di tumpukkan pada benda berat. maka akan terjadi kerusakan LCD
  4. gunakan notebook sesuai dengan kegunaannya. jangan memaksakan. karena jika memaksakan akan merusak komponen hardware
  5. jangan suka mencopot battry. karena akan merusak jalur ic power.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     semoga tips ini bisa memberikan manfaat yang baik bagi para blogger

Jumat, 24 Juni 2011

Tips And Trik-MS Word

TRIK AND TIPS MS WORD

Harianto Zakaria, Jum'at 24 Juni 2011

      Microsoft Office, tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Jika Anda sering menggunakan software dari Microsoft yakni Microsoft Word, tentunya terdapat tombol-tombol cara cepat untuk mengeksekusi perintah. Tombol-tombol pintas tersebut dapat membantu user agar tidak perlu membuang banyak waktu untuk misalnya meng-copy tulisan atau membuka file dokumen yang diinginkan, dan lain-lain.

      Berikut tombol-tombol cepat yang diambil dari aplikasi Microsoft Word 2003, jadi untuk Anda yang menggunakan Microsoft Word di bawah Word 2003 atau Word 2007, mungkin ada beberapa tombol shortcut yang tidak sesuai penggunaannya. Namun, Anda tidak perlu kecewa, karena sebagian besar dari tombol cepat ini berlaku di semua versi Microsot Word.

1. Berhubungan dengan Dokumen
* CTRL+N : Membuat dokumen baru
* CTRL+O : Membuka dokumen
* CTRL+S : Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit
* CTRL+W : Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau tidak.
* CTRL+ALT+S : Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian. Setelah mengetik      CTRL+ALT+ S, klik pada posisi yang diinginkan
* SHIFT+ALT+C : Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (CTRL+ALT+ S)
* CTRL+ALT+P : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout. Lihat menu View
* CTRL+ALT+O : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline. Lihat menu View
* CTRL+ALT+N : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Normal. Lihat menu View
* ALT+R : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading. Lihat menu View

2. Berhubungan dengan Pencarian Dokumen
* CTRL+F : Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen
* ALT+CTRL+Y : Melanjutkan pencarian CTRL+F setelah kotak dialog pencarian ditutup
* CTRL+H : Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain
* CTRL+G : Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya.
* ALT+CTRL+Z : Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen, atau antar dokumen dengan email yang diedit di MS Word.
* Tombol arah/panah (
) : Menggerakkan kursor sesuai arah tanda panah
* PAGE UP atau PAGE DOWN : Pindah ke atas batas atau ke bawah batas halaman yang ditampilkan di monitor
* ALT+CTRL+PAGE UP : Pindah ke awal tampilan di monitor
* ALT+CTRL+PAGE DOWN : Pindah ke akhir tampilan di monitor
* CTRL+HOME : Pindah ke awal dokumen
* CTRL+END : Pindah ke akhir dokumen
* HOME : Pindah ke awal baris
* END : Pindah ke akhir baris

3. Berhubungan dengan proses mencetak dokumen
* CTRL+P : Cetak dokumen (membuka kotak dialog Print)
* ALT+CTRL+I atau CTRL+F2 : Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
* Tombol arah / panah (
) : Pindah ke halaman tertentu sesuai arah panah dalam tampilan print preview

* PAGE UP atau PAGE DOWN : Pindah ke halaman sebelumnya atau sesudahnya dalam tampilan print preview
* CTRL+HOME : Pindah ke halaman pertama dalam tampilan print preview
* CTRL+END : Pindah ke halaman terakhir dalam tampilan print preview

4. Berhubungan dengan proses edit dokumen
* ALT+CTRL+F : Menambah footnote
* ALT+CTRL+D : Menambah endnote
* BACKSPACE : Menghapus satu karakter ke kiri
* CTRL+BACKSPACE : Menghapus satu kata ke kiri
* DELETE : Menghapus satu karakter ke kanan
* CTRL+DELETE : Menghapus satu kata ke kanan
* CTRL+X : Cut : Mengambil teks/gambar
* CTRL+C : Copy: menduplikat teks/gambar
* CTRL+C, C : Memunculkan daftar teks yang telah di-copy atau di-cut
* F2 : Memindahkan teks atau gambar, dengan memilih dulu teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER
* CTRL+V : Paste: menyisipkan teks/gambar yang telah di-cut atau di-copy.

5. Berhubungan dengan inserting symbol
* CTRL+F9 : Membuat sebuah field
* SHIFT+ENTER : Membuat baris baru
* CTRL+ENTER : Membuat halaman baru
* CTRL+SHIFT+ENTER : Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru, CTRL+SHIFT+SPACEBAR : Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris
* ALT+CTRL+C : Simbol Copyright ( © )
* ALT+CTRL+R : Simbol Registered Trademark ( ® )
* ALT+CTRL+T : Simbol Trademark ( ™ )
* “kode simbol”, ALT+X : Memasukkan simbol tertentu, dengan menulis dulu kode simbolnya, lalu tekan ALT+X. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol. Contoh : untuk menulis simbol ∑ , ketik 2211 lalu tekan ALT+X. Kode simbol berupa kode Unicode (Hexadesimal).
* ALT+”kode simbol” : Memasukkan simbol tertentu sesuai dengan kode simbolnya (desimal ANSI). Kode simbolnya berupa angka-angka yang harus diketikkan melalui Keypad Numeric.

Kamis, 23 Juni 2011

Tips And Trik

Tips dan Trik Mencuri Bandwith Melalui Firefox

Harianto Zakaria,, 23 Maret 2011
Ada banyak cara untuk mengakali koneksi internet yang lambat, apalagi kalau anda menggunakan akses internet di warnet-warnet yang kebanyakan mereka telah membatasi bandwidth setiap komputernya. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba :

1). Buka Firefox

2). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:CONFIG

3). Cari string di bawah ini : ( pastikan semua string dibawah bernilai “TRUE”) contoh cara menggantinya :

NETWORK.HTTP.PIPELINING FALSE ==> klik kanan dan pilih “Toggle”
NETWORK.HTTP.PIPELINING TRUE
NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS 64
NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING TRUE
NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS FALSE <=== ini harus False

4). buat srting baru caranya : Klik kiri mouse 1X di area mana saja, lalu klik kanan NEW | INTEGER

5). Ketik : NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY. Beri nilai 0

6). Kemudian REFRESH atau Tekan F5

7). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:BLANK

Klik Menu:

Untuk OS Windows XP TOOLS | OPTIONS | WEB FEATURES

Untuk OS Linux ( Vector ) EDIT | PREFERENCES

Untuk Setting yang berbeda di beberapa OS EDIT | ADVANCED

9). Pada bagian Option:

ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE, beri tanda check box untuk mengaktifkan

10).Kemudian tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )

11).Masuk Ke Link
ini atau yang ini :

12).Download Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4

13).Setelah selesai, jangan tekan tombol UPDATE

14).Klik tanda X (tutup) yang ada di sudut kanan atas dari pop up Window yang muncul

15).Tutup FireFox,

16).Kemudian buka lagi untuk mengaktifkan software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 yang sudah di install Tadi

17).Kalau proses instalasi sukses, maka akan muncul toolbar tambahan di bawah toolbar navigasi & address Bar.

Sekarang Firefox Siap Untuk Digunakan

Catatan :

– Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini selain untuk mengganti proxy secara otomatis di browser mozilla Firefox, engine-nya juga berpengaruh terhadap Kecepatan Koneksi Internet

– Cara ini sangat efektif bila digunakan di warnet yang padat pengunjung untuk menyedot bandwidth ( mayoritas kecepatan akses internet ) ke komputer yang sedang anda pakai

– Perubahan yang signifikan akan terasa pada koneksi internet dengan BROADBAND / VSAT.

Rabu, 22 Juni 2011

GLOSARIUM
(Daftar kata atau istilah dengan penjelasannya dalam bidang Pendidikan & Penelitian)

Analisis data:     
                  penelaahan (pemeriksaan) dan penguraian data hingga menghasilkan simpulan.
                      penguraian data secara deskripsi; deskripsi: pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. kuantitatif: berdasarkan jumlah atau banyaknya; kualitatif: berdasarkan kualitas, biasanya diungkapkan dengan kata-kata, istilah atau kalimat: baik, buruk, kurang, sebagian besar, dsb. Contoh: data kualitatif dari hasil observasi pembelajaran dalam PTK: sebagian besar siswa masih belum memahami penjelasan guru; guru masih terlalu banyak bicara sehingga siswa menjadi tidak aktif, dst.
Case Study (Studi Kasus):
                        rangkuman pengalaman pembelajaran (pengalaman mengajar) yang ditulis oleh seorang guru/dosen dalam praktik pembelajaran mereka di kelas yang dapat memberikan contoh nyata tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh guru pada saat mereka melaksanakan pembelajaran. 
                 Catatan-catatan singkat tentang kejadian-kejadian yang menarik dari observasi proses pembelajaran, yang akan digunakan untuk melengkapi data PTK.
Anekdot: 
                  cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

EDUCATION

Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, Taktik, dan 

Model Pembelajaran.


          Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. Istilah-istilah tersebut adalah: (1) pendekatan pembelajaran, (2) strategi pembelajaran, (3) metode pembelajaran; (4) teknik pembelajaran; (5) taktik pembelajaran; dan (6) model pembelajaran. Berikut ini akan dipaparkan istilah-istilah tersebut, dengan harapan dapat memberikan kejelasaan tentang penggunaan istilah tersebut.
Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).
Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun, 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha, yaitu :
  1. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus dicapai, dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya.
  2. Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran.
  3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran.
  4. Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha.
Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran, keempat unsur tersebut adalah:
  1. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik.
  2. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif.
  3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur, metode dan teknik pembelajaran.
  4. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan.
          Sementara itu, Kemp (Wina Senjaya, 2008) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Selanjutnya, dengan mengutip pemikiran J. R David, Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. Dilihat dari strateginya, pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula, yaitu: (1) exposition-discovery learning dan (2) group-individual learning (Rowntree dalam Wina Senjaya, 2008). Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif.
Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. Dengan kata lain, strategi merupakan “a plan of operation achieving something” sedangkan metode adalah “a way in achieving something” (Wina Senjaya (2008). Jadi, metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya: (1) ceramah; (2) demonstrasi; (3) diskusi; (4) simulasi; (5) laboratorium; (6) pengalaman lapangan; (7) brainstorming; (8) debat, (9) simposium, dan sebagainya.
Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. Dengan demikian, teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalkan, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. Demikian pula, dengan penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Dalam hal ini, guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama.
           Sementara taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau kekhasan dari masing-masing guru, sesuai dengan kemampuan, pengalaman dan tipe kepribadian dari guru yang bersangkutan. Dalam taktik ini, pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekalkigus juga seni (kiat)
Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran. Jadi, model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.
Berkenaan dengan model pembelajaran, Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran, yaitu: (1) model interaksi sosial; (2) model pengolahan informasi; (3) model personal-humanistik; dan (4) model modifikasi tingkah laku. Kendati demikian, seringkali penggunaan istilah model pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran.
  
          Di luar istilah-istilah tersebut, dalam proses pembelajaran dikenal juga istilah desain pembelajaran. Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umum aktivitas pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu. Jika dianalogikan dengan pembuatan rumah, strategi membicarakan tentang berbagai kemungkinan tipe atau jenis rumah yang hendak dibangun (rumah joglo, rumah gadang, rumah modern, dan sebagainya), masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik. Sedangkan desain adalah menetapkan cetak biru (blue print) rumah yang akan dibangun beserta bahan-bahan yang diperlukan dan urutan-urutan langkah konstruksinya, maupun kriteria penyelesaiannya, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap akhir, setelah ditetapkan tipe rumah yang akan dibangun.
Berdasarkan uraian di atas, bahwa untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru dituntut dapat memahami dan memliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan, sebagaimana diisyaratkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Mencermati upaya reformasi pembelajaran yang sedang dikembangkan di Indonesia, para guru atau calon guru saat ini banyak ditawari dengan aneka pilihan model pembelajaran, yang kadang-kadang untuk kepentingan penelitian (penelitian akademik maupun penelitian tindakan) sangat sulit menermukan sumber-sumber literarturnya. Namun, jika para guru (calon guru) telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan di atas, maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas, sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja masing-masing, sehingga pada gilirannya akan muncul model-model pembelajaran versi guru yang bersangkutan, yang tentunya semakin memperkaya khazanah model pembelajaran yang telah ada.
Sumber:
Abin Syamsuddin Makmun. 2003. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya Remaja.
Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990. Strategi Belajar Mengajar (Diktat Kuliah). Bandung: FPTK-IKIP Bandung.
Udin S. Winataputra. 2003. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Wina Senjaya. 2008. Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Beda Strategi, Model, Pendekatan, Metode, dan Teknik Pembelajaran (http://smacepiring.wordpress.com/)

Selasa, 21 Juni 2011

Referensi


            Banyak orang yang mempertanyakan tentang kontradiksi antara pendidikan, globalisasi dan keuntungan. Tak jarang banyak orang beragumentasi bahwa dunia pendidikan adalah untuk anak-anak dan bukan untuk menjadi lahan meraih keuntungan.  Pertanyaan yang lebih ektrim adalah, apakah dalam situasi globalisasi masihkan dunia pendidikan tersedia dan menguntungkan kelompok miskin. Kian mahalnya ongkos mengenyam bangku sekolah membuat hanya segelintir anak-anak yang mampu mengenyamnya.

        James Tooley, PhD, seorang dosen kebijakan Pendidikan di Universitas Newcastle, Inggris, dan Direktur E.G. West Center, mencoba mempelajari dan menuangkannya persoalan dunia pendidikan dan globalisasi, dalam suatu buku singkat yang berjudul “Dapatkah Globalisasi Pendidikan Menguntungkan si Miskin?” yang diterbitkan oleh Friedrich Naumann Stiftung – Indonesia (edisi Indonesia) pada Desember 2005.  Peneliti dan penulis yang berpengalaman mengenai peran negara dalam pendidikan, privatisasi, dan kemitraan swasta-publik di Negara-negara berkembang serta akses pendidikan yang lebih baik bagi kaum miskin ini mengatakan bahwa pilihan, kompetisi, dan kewiraswastaan yang bergerak di pasar pendidikan di seluruh dunia telah menumbuhkan kerangka pendidikan yang terbaik, bahkan bagi kaum miskin.

        Ia memberikan contoh program pendidikan yang dijalankan oleh Oxfam di Lahore, Pakistan, yang mampu menunjukkan bahwa anggapan bahwa sekolah-sekolah swasta melayani kebutuhan sejumlah kecil orang kaya adalah suatu asumsi yang keliru. Persaingan yang terjadi antar sekolah-sekolah swasta tersebut bukan hanya ditataran biaya semata namun juga pada kurikulum sekolah. Sekolah-sekolah swasta tersebut bahkan telah menjangkau wilayah-wilayah kumuh yang semula enggan didatangi oleh sekolah pemerintah, seperti apa yang terjadi di India. Hanya saja, pemerintah acapkali tidak mengakui keberadaan sekolah-sekolah swasta ini.

     Dalam perkembangannya bahkan banyak orang tua murid yang lebih senang menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dari pada sekolah pemerintah, meskipun dengan biaya gratis. Seperti yang acapkali ditemukan di India, banyak sekolah-sekolah negeri telah kehilangan kualitas yang signifikan. Bukan saja fasilitas fisik sekolah yang menyedihkan namun juga kualitas mengajar guru yang sangat memprihatinkan. Fenomena seperti ini dapat dibayangkan, jika mengingat besaran subsidi dan kemampuan pemerintah untuk bertahan memberikan subsidi pembangunan kepada sekolah-sekolah negeri.

Uraian lebih lengkap mengenai manfaat dan kelebihan dari proses globalisasi dunia pendidikan ini dapat anda baca lebih lengkap dalam buku tersebut, yang dapat anda peroleh dengan menghubungi Friedrich Naumann Stiftung – Indonesia, Jl. Rajasa II No. 7, kebayoran Baru, Jakarta 12110. Tel. 021-7256012/13. Atau email. Jakarta@indonesia.fnst.org


(thamrin)
(c) Copyright Kedai-Kebebasan.org

Senin, 20 Juni 2011

TIPS AND TRIK

7 Rahasia Meningkatkan Kinerja Windows

             Ingin meningkatkan perfoma komputer atau notebook Anda lebih cepat dengan cara  
    aman dan  tidak perlu mengeluarkan biaya sepersen pun? Memang ada caranya? Ya, tanpa
    mengupgrade  memori ataupun mengganti prosesor, sebenarnya kinerja komputer/notebook
    Anda dapat  ditingkatkan dengan beberapa cara. Khusus untuk Operating System (OS) Windows
    XP, ada 6  cara meningkatkan kinerja OS Anda.

1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra
          Ada beberapa program aplikasi yang memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi
    program tersebut pada saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah
    program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM dan masih banyak
    lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka antara start-up hingga dalam keadaan normal  
    (ready) akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-
    program yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program aplikasi non-
    Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut langkah-langkahnya :

    1. Klik Start, lalu klik Run..
    2. Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.
    3. Akan tampil System Configuration Utility
    4. Pilih dan kliklah Startup
    5. Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah  
       setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada
       item- item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:\Windows  
       sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.
    6. Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply
        dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart?
    7. Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing  
        this dialogue every time your PC reboots“

2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)
          Secara normal, Windows XP memberi tampilan yang “indah”, dan tentu saja ini  
     membutuhkan resource (cadangan memori) yang berlebih. Oleh karena itu, ada baiknya jika
     Anda memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut caranya:

    1. Klik start, lalu klik kanan My Computer
    2. Pilih dan kliklah Properties
    3. Akan muncul System Properties
    4. Pilihlah Advanced
    5. Pada Perfomance, kliklah Setting
    6. Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect
    7. Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item
        dibawah ini tetap check (v).
       
* Use visual styles on windows and buttons
       * Show shadows under menus
       * Show shadows under mouse pointer
       * Show translucent selection rectangle
       * Show Window contents when dragging
      * Slide taskbar buttons
      * Use common tasks in folders
      * Use drop shadows for icons labels on the desktop
    8. Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.

3. Mempercepat Browsing File
            Anda pasti mengalami ketika membuka “My Computer” untuk menelusuri folder-folder
    terjadi delay (butuh waktu beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara
    otomatis sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka Windows
    Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :

   1. Klik start, dan double klik My Computer
   2. Kliklah menu Tools (bagian atas)
   3. Pilihlah Folder Options
   4. Muncul box Folder Options, dan pilihlah View
   5. Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and printers check box
   6
. Klik Apply dan selanjutnya OK.
   7. Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.

4. Jalankan Disk CleanUp
            OS Windows maupun progam aplikasi selalu “menitip” file sementara (temporary files) di  
    “sekeliling” hard disk Anda, sehingga membutuhkan space. Hal ini akan membuat kondisi hard
    disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi
    efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah
    ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi.
    Cara “penyembuhan”-nya adalah :

1. Klik start, dan double klik My Computer
2. Klik kanan pada Drive C hard disk
3. Kliklah Disk Cleanup
4. Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C
5. Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin
6. Klik OK dan selesai
7. Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali

5. Disk Defragmenter
          Sering mengcopy dan mendelete file-file dalam hard disk menyebabkan susunan file-file
    dalam hard disk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D.
    Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan
    seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard
    disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah
    penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur
    file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :

   1. Klik start dan pilih All Programs
   2. Pilih Accessories
   3. Pilih System Tools
   4. Pilih Disk Defragmenter
   5. Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita
   6. Kliklah Volume C, dan klik Analyze
   7. Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not
       need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.
   8. Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklahDefragment. Jika
       sebaliknya, maka kliklah Close.
   9. Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.
 10. Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-
       sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2
       bulan atau lebih.

6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan *
              Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem
    register program-program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program).
    Disamping itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya
    waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin
    3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa
    program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure dan masih
    banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register pada Windows, Anda dapat
    melakukannya secara manual melalui command regedit. Namun, agak sulit untuk awam.

 7. Rahasia Tambahan +3
     Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :

     1. Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa
         banyak   antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis
         antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop    Anda.
         Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka
         sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan
    antivirus, namun dengan proteksi manual. Baca : Melindungi Komputer Secara Manual  dari
         Serangan Virus

2. Setting “Direct Memory Access” (DMA)

3. Menon-aktifkan index file di Windows Component

 Penutup

       Sekianlah tip untuk mempercepat kinerja OS Windows Anda.
Terdiri dari 5 cara praktis
  ditambah 4 tambahan umum. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Seratus Tokoh Teratas dalam Sejarah (3)

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah


oleh Michael H. Hart

3. NABI ISA (6 SM - 30 M)

Pengaruh Nabi Isa terhadap sejarah kemanusiaan begitu jelas dan begitu besar. Rasanya tak banyak orang yang mempersoalkan apa sebab Nabi Isa berada di tempat hampir teratas dalam daftar buku ini. Malahan, mungkin banyak orang bertanya-tanya kenapa Isa tidak berada di tempat teratas.
Akan halnya kekristenan, tak adalah kiranya masalahnya. Dalam perjalanan sang waktu tak syak lagi agama ini sudah peroleh pemeluk lebih besar dari agama lain yang mana pun juga. Perlu ditegaskan bukanlah perihal pengaruh dari pelbagai agama yang menjadi titik perhitungan di buku ini, melainkan ihwal yang menyangkut pengaruh perorangan. Tidaklah seperti Agama Islam, Agama Nasrani didirikan bukan oleh seorang melainkan dua -- Isa dan St. Paul -- karena itu pengakuan jasa-jasa atas perkembangan agama itu harus dibagi sama antara kedua tokoh itu.
Nabi Isa meletakkan dasar-dasar pokok gagasan etika kekristenan termasuk pandangan spiritual serta ide pokok mengenai tingkah laku.manusia. Sedangkan teologi Kristen dikelola dasar-dasarnya oleh St. Paul. Isa mempersembahkan pesan-pesan spiritual sedangkan St. Paul menambahkannya ke dalam bentuk pemujaan terhadap Isa. Lebih dari itu, St. Paul merupakan penulis bagian-bagian penting Perjanjian Baru dan merupakan penganjur pertama orang-orang agar memeluk Agama Nasrani pada abad pertama lahirnya agama itu.
Isa terhitung berusia muda tatkala "wafat" (lain halnya dengan Buddha atau Muhammad), dan yang ditinggalkannya hanya sejumlah terbatas pengikut. Tatkala Isa mangkat, pengikutnya cuma terdiri dari sejumlah kecil sekte Yahudi. Baru lewat tulisan-tulisan St. Paul dan kegigihan khotbahnya yang tak kenal lelah, sekte kecil itu dirubah menjadi kekuatan dinamis dan merupakan gerakan yang lebih besar, baik terdiri dari orang Yahudi maupun bukan. Dari situlah-akhirnya- tumbuh menjadi salah satu agama besar dunia.
Akibat hal-hal itu sementara orang beranggapan St. Paul-lah dan bukan Isa yang lebih layak dipandang sebagai pendiri Agama Nasrani, karena itu tempatnya dalam daftar urutan buku ini mesti lebih tinggi ketimbang Isa! Biarpun sulit dibayangkan apa wujud kekristenan tanpa St. Paul, tapi sebaliknya juga amatlah jelas: tanpa Nabi Isa, Agama Nasrani tak akan pernah ada samasekali.
Sebaliknya, tampak tak beralasan menganggap Isa bertanggung jawab terhadap semua keadaan seperti penilaian gereja-gereja Kristen serta pribadi-pribadi pemeluk Agama Nasrani kemudian, khusus sejak Isa sendiri tidak setuju dengan sikap-sikap seperti itu. Di antara mereka -misalnya perang agama antar mazhab-mazhab Nasrani, penyembelihan kejam dan pemburuan terhadap orang Yahudi- merupakan kontradiksi dengan sikap dan ajaran Isa. Rasanya tak beralasan menganggap bahwa perbuatan itu disetujui oleh Isa.
Di samping itu walau ilmu pengetahuan modern pertama kali tumbuh di negeri-negeri pemeluk Nasrani di Eropa Barat tapi rasanya tidak kena kalau hal itu dianggap sebagai tanggung jawab Isa. Dengan sendirinya tak seorang pun di antara para pemuka pemeluk Kristen menafsirkan ajaran Isa sebagai suatu seruan untuk melakukan penyelidikan ilmiah terhadap dunia dalam arti fisik. Yang terjadi justru sebaliknya: berbondong-bondongnya masyarakat Romawi memeluk Agama Nasrani mengakibatkan merosotnya baik dasar umum teknologi maupun tingkat umum minat terhadap ilmu pengetahuan.
Bahwa ilmu pengetahuan kebetulan tumbuh di Eropa sebenarnya suatu petunjuk adanya kultur yang diwariskan turun-temurun yang selaras dengan jalan pikiran ilmiah. Ini samasekali tak ada sangkut-pautnya dengan ajaran-ajaran Isa tapi berkat pengaruh rasionalisme Yunani yang jelas tercermin dalam karya-karya Aristoteles dan Euclid. Adalah perlu dicatat timbulnya ilmu pengetahuan modern bukanlah di masa jaya-jayanya kekuasaan gerejani dan kesucian Kristen melainkan pada saat mulai menyingsingnya renaissance, saat tatkala Eropa sedang mencoba memperbaharui warisan sebelum Isa.
Kisah kehidupan Isa jika dikaitkan dengan Perjanjian Baru tentulah sudah tidak asing lagi bagi para pembaca, karena itu bisa membosankan jika dikunyah-kunyah lagi. Tapi, ada juga segi-segi yang masih layak dicatat. Pertama, sebagian terbesar informasi yang kita peroleh tentang kehidupan Isa tidak karu-karuan, simpang-siur tak menentu. Bahkan kita tidak tahu siapa nama aslinya. Besar kemungkinan nama aslinya Yehoshua, sebuah nama umum orang Yahudi (orang Inggris menyebutnya Yoshua). Dan tahun kelahirannya pun tidaklah pasti, walaupun tahun 6 sebelum Masehi dapat dijadikan pegangan.
Bahkan tahun wafatnya pun yang mestinya diketahui dengan jelas oleh para pengikutnya, juga belum bisa dipastikan hingga hari ini. Isa sendiri tidak meninggalkan karya tulisan samasekali, sehingga sebetulnya segala sesuatu mengenai peri kehidupannya berpegang pada penjelasan Perjanjian Baru.
Malangnya, ajaran-ajaran Isa bertentangan satu sama lain dalam banyak pokok masalah. Matthew dan Lukas menyuguhkan versi yang samasekali berbeda mengenai kata-kata akhir yang diucapkan Isa. Kedua versi ini sepintas lalu tampak berasal dari kutipan-kutipan langsung dari Perjanjian Lama.
Sesungguhnya bukanlah barang kebetulan Isa mampu mcngutip dari Perjanjian Lama. Sebab, meskipun Isa pemuka Agama Nasrani, dia sendiri sebetulnya seorang Yahudi yang taat. Sudah sering sekali ditunjukkan bahwa Isa dalam banyak hal teramat mirip dengan nabi-nabi kaum dari Perjanjian Lama dan dia terpengaruh secara mendalam dengan mereka. Seperti halnya nabi-nabi, Isa memiliki pesona personalitas luar biasa yang meninggalkan kesan mendalam dan tak terhapuskan begitu bertemu dengannya. Isa seorang yang mempunyai daya kharisma dalam arti yang sesungguh-sungguhnya .
Berbeda sangat dengan Muhammad yang menggenggam kekuasaan agama dan politik di satu tangan, Isa tidak yunya pengaruh politis di masa hidupnya ataupun di abad berikutnya. (Kedua manusia itu memang punya pengaruh tidak langsung dalam jangka panjang perkembangan politik). Isa menyebar pengaruh sepenuhnya dalam ruang lingkup etika dan merupakan seorang pemimpin spiritual.
Apabila peninggalan Isa semata-rnata dalam kwalitas selaku pemuka spirituaI, tentu saja tepat jika orang mempertanyakan sampai sejauh mana gagasan spiritualnya mempengaruhi dunia. Salah satu sentral ajaran Isa tentu saja Golden Rule-nya. Kini, Golden Rule-nya itu sudah diterima oleh banyak orang, apakah dia itu Nasrani atau bukan sebagai patokan tingkah laku moral. Kita bisa saja berbuat tidak selalu atas dasar patokan itu, tetapi sedikitnya kita mencoba menyelusuri relnya. Jika Isa benar merupakan perumus pertama dari patokan dan petunjuk yang sudah diterima sebagai hampir prinsip yang universal, bisa dipastikan dia layak didudukkan pada urutan pertama daftar ini.
Tapi, fakta menunjukkan yang namanya, Golden Rule itu sebenarnya sudah menjadi patokan yang jadi pegangan Yudaisme, jauh sebetum Isa lahir. Pendeta Hillel, pemuka Yahudi yang hidup satu abad sebelum Masehi secara terang-terangan mengatakan bahwa Golden Rule itu adalah patokan utama Yudaisme.
Hal ini bukan saja diketahui oleh dunia Barat melainkan juga Timur. Filosof Cina Kong Hu-Cu telah mengusulkan konsepsi ini pada tahun 500 sebelum Masehi. Juga kata-kata seperti itu terdapat di dalam Mahabharata, kumpulan puisi Hindu purba. Jadi, kenyataan menunjukkan bahwa filosofi yang terkandung di dalam The Golden Rule diterima oleh hampir tiap kelompok agama besar.
Apakah ini berarti Isa tak punya gagasan etik yang orisinil? Bukan begitu! Pandangan yang bermutu tinggi dan terang benderang di persembahkan dalam Matthew 5:43-44:
Kamu dengar apa yang dikatakan bahwa kamu harus mencintai tetanggamu dan membenci musuhmu. Tapi kukatakan padamu, kasihanilah mereka yang telah mengutukmu, berbuat baiklah kepada mereka yang membencimu, berdoalah buat mereka yang menaruh dendam kepadamu dan menganiayamu.
Dan kalimat sebelumnya berbunyi " ... janganlah melawan kejahatan. Jika mereka tampar pipi kananmu, berikan pipi kirimu juga."
Kini, pendapat ini bukan merupakan bagian dari Yudaisme di masa Isa dan bukan pula jadi bagian pegangan Agama-agama lain. Sudah dapat dipastikan merupakan yang pernah terdengar. Apabila ide ini dianut secara meluas, saya tidak ragu maupun bimbang sedikit pun menempatkan Yesus dalam urutan pertama dalam daftar.
Tapi, kenyataan menunjukkan anutan ide itu tidaklah meluas benar. Malahan, umumnya takkan bisa diterima. Sebagian besar pemeluk Nasrani rnenganggap perintah "Cintailah musuhmu" hanyalah bisa direalisir dalam dunia sempurna, tapi tidak bisa jalan selaku penuntun tingkah laku di dunia tempat kita semua hidup sekarang ini. Umumnya ajaran itu tidak dilaksanakan, dan pula tidak mengharapkan orang lain melakukannya. Kepada anak-anak pun kita tidak memberi ajaran begitu. Ajaran Isa yang paling nyata adalah tetap merupakan semacam ajaran yang bersifat kelompok dan secara mendasar tak liwat anjuran yang teruji lebih dulu.


Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat

Seratus Tokoh Teratas dalam Sejarah (2)

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah

oleh Michael H. Hart

2 ISAAC NEWTON 1642-1727

Alam dan hukum alam tersembunyi di balik malam.
Tuhan berkata, biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang.

Isaac Newton, ilmuwan paling besar dan paling berpengaruh yang pernah hidup di dunia, lahir di Woolsthrope, Inggris, tepat pada hari Natal tahun 1642, bertepatan tahun dengan wafatnya Galileo. Seperti halnya Nabi Muhammad, dia lahir sesudah ayahnya meninggal. Di masa bocah dia sudah menunjukkan kecakapan yang nyata di bidang mekanika dan teramat cekatan menggunakan tangannya. Meskipun anak dengan otak cemerlang, di sekolah tampaknya ogah-ogahan dan tidak banyak menarik perhatian. Tatkala menginjak akil baliq, ibunya mengeluarkannya dari sekolah dengan harapan anaknya bisa jadi petani yang baik. Untungnya sang ibu bisa dibujuk, bahwa bakat utamanya tidak terletak di situ. Pada umurnya delapan belas dia masuk Universitas Cambridge. Di sinilah Newton secara kilat menyerap apa yang kemudian terkenal dengan ilmu pengetahuan dan matematika dan dengan cepat pula mulai melakukan penyelidikan sendiri. Antara usia dua puluh satu dan dua puluh tujuh tahun dia sudah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan yang pada gilirannya kemudian mengubah dunia.
Pertengahan abad ke-17 adalah periode pembenihan ilmu pengetahuan. Penemuan teropong bintang dekat permulaan abad itu telah merombak seluruh pendapat mengenai ilmu perbintangan. Filosof Inggris Francis Bacon dan Filosof Perancis Rene Descartes kedua-duanya berseru kepada ilmuwan seluruh Eropa agar tidak lagi menyandarkan diri pada kekuasaan Aristoteles, melainkan melakukan percobaan dan penelitian atas dasar titik tolak dan keperluan sendiri. Apa yang dikemukakan oleh Bacon dan Descartes, sudah dipraktekkan oleh si hebat Galileo. Penggunaan teropong bintang, penemuan baru untuk penelitian astronomi oleh Newton telah merevolusionerkan penyelidikan bidang itu, dan yang dilakukannya di sektor mekanika telah menghasilkan apa yang kini terkenal dengan sebutan "Hukum gerak Newton" yang pertama.
Ilmuwan besar lain, seperti William Harvey, penemu ihwal peredaran darah dan Johannes Kepler penemu tata gerak planit-planit di seputar matahari, mempersembahkan informasi yang sangat mendasar bagi kalangan cendikiawan. Walau begitu, ilmu pengetahuan murni masih merupakan kegemaran para intelektual, dan masih belum dapat dibuktikan --apabila digunakan dalam teknologi-- bahwa ilmu pengetahuan dapat mengubah pola dasar kehidupan manusia sebagaimana diramalkan oleh Francis Bacon.
Walaupun Copernicus dan Galileo sudah menyepak ke pinggir beberapa anggapan ngelantur tentang pengetahuan purba dan telah menyuguhkan pengertian yang lebih genah mengenai alam semesta, namun tak ada satu pokok pikiran pun yang terumuskan dengan seksama yang mampu membelokkan tumpukan pengertian yang gurem dan tak berdasar seraya menyusunnya dalam suatu teori yang memungkinkan berkembangnya ramalan-ramalan yang lebih ilmiah. Tak lain dari Isaac Newton-lah orangnya yang sanggup menyuguhkan kumpulan teori yang terangkum rapi dan meletakkan batu pertama ilmu pengetahuan modern yang kini arusnya jadi anutan orang.
Newton sendiri agak ogah-ogahan menerbitkan dan mengumumkan penemuan-penemuannya. Gagasan dasar sudah disusunnya jauh sebelum tahun 1669 tetapi banyak teori-teorinya baru diketahui publik bertahun-tahun sesudahnya. Penerbitan pertama penemuannya adalah menyangkut penjungkir-balikan anggapan lama tentang hal-ihwal cahaya. Dalam serentetan percobaan yang seksama, Newton menemukan fakta bahwa apa yang lazim disebut orang "cahaya putih" sebenarnya tak lain dari campuran semua warna yang terkandung dalam pelangi. Dan ia pun dengan sangat hati-hati melakukan analisa tentang akibat-akibat hukum pemantulan dan pembiasan cahaya. Berpegang pada hukum ini dia --pada tahun 1668-- merancang dan sekaligus membangun teropong refleksi pertama, model teropong yang dipergunakan oleh sebagian terbesar penyelidik bintang-kemintang saat ini. Penemuan ini, berbarengan dengan hasil-hasil yang diperolehnya di bidang percobaan optik yang sudah diperagakannya, dipersembahkan olehnya kepada lembaga peneliti kerajaan Inggris tatkala ia berumur dua puluh sembilan tahun.
Keberhasilan Newton di bidang optik saja mungkin sudah memadai untuk mendudukkan Newton pada urutan daftar buku ini. Sementara itu masih ada penemuan-penemuan yang kurang penting di bidang matematika murni dan di bidang mekanika. Persembahan terbesarnya di bidang matematika adalah penemuannya tentang "kalkulus integral" yang mungkin dipecahkannya tatkala ia berumur dua puluh tiga atau dua puluh empat tahun. Penemuan ini merupakan hasil karya terpenting di bidang matematika modern. Bukan semata bagaikan benih yang daripadanya tumbuh teori matematika modern, tetapi juga perabot tak terelakkan yang tanpa penemuannya itu kemajuan pengetahuan modern yang datang menyusul merupakan hal yang mustahil. Biarpun Newton tidak berbuat sesuatu apapun lagi, penemuan "kalkulus integral"-nya saja sudah memadai untuk menuntunnya ke tangga tinggi dalam daftar urutan buku ini.
Tetapi penemuan-penemuan Newton yang terpenting adalah di bidang mekanika, pengetahuan sekitar bergeraknya sesuatu benda. Galileo merupakan penemu pertama hukum yang melukiskan gerak sesuatu obyek apabila tidak dipengaruhi oleh kekuatan luar. Tentu saja pada dasarnya semua obyek dipengaruhi oleh kekuatan luar dan persoalan yang paling penting dalam ihwal mekanik adalah bagaimana obyek bergerak dalam keadaan itu. Masalah ini dipecahkan oleh Newton dalam hukum geraknya yang kedua dan termasyhur dan dapat dianggap sebagai hukum fisika klasik yang paling utama. Hukum kedua (secara matcmatik dijabarkan dcngan persamaan F = m.a) menetapkan bahwa akselerasi obyek adalah sama dengan gaya netto dibagi massa benda. Terhadap kedua hukum itu Newton menambah hukum ketiganya yang masyhur tentang gerak (menegaskan bahwa pada tiap aksi, misalnya kekuatan fisik, terdapat reaksi yang sama dengan yang bertentangan) serta yang paling termasyhur penemuannya tentang kaidah ilmiah hukum gaya berat universal. Keempat perangkat hukum ini, jika digabungkan, akan membentuk suatu kesatuan sistem yang berlaku buat seluruh makro sistem mekanika, mulai dari pergoyangan pendulum hingga gerak planit-planit dalam orbitnya mengelilingi matahari yang dapat diawasi dan gerak-geriknya dapat diramalkan. Newton tidak cuma menetapkan hukum-hukum mekanika, tetapi dia sendiri juga menggunakan alat kalkulus matematik, dan menunjukkan bahwa rumus-rumus fundamental ini dapat dipergunakan bagi pemecahan problem.
Hukum Newton dapat dan sudah dipergunakan dalam skala luas bidang ilmiah serta bidang perancangan pelbagai peralatan teknis. Dalam masa hidupnya, pemraktekan yang paling dramatis adalah di bidang astronomi. Di sektor ini pun Newton berdiri paling depan. Tahun 1678 Newton menerbitkan buku karyanya yang masyhur Prinsip-prinsip matematika mengenai filsafat alamiah (biasanya diringkas Principia saja). Dalam buku itu Newton mengemukakan teorinya tentang hukum gaya berat dan tentang hukum gerak. Dia menunjukkan bagaimana hukum-hukum itu dapat dipergunakan untuk memperkirakan secara tepat gerakan-gerakan planit-planit seputar sang matahari. Persoalan utama gerak-gerik astronomi adalah bagaimana memperkirakan posisi yang tepat dan gerakan bintang-kemintang serta planit-planit, dengan demikian terpecahkan sepenuhnya oleh Newton hanya dengan sekali sambar. Atas karya-karyanya itu Newton sering dianggap seorang astronom terbesar dari semua yang terbesar.
Apa penilaian kita terhadap arti penting keilmiahan Newton? Apabila kita buka-buka indeks ensiklopedia ilmu pengetahuan, kita akan jumpai ihwal menyangkut Newton beserta hukum-hukum dan penemuan-penemuannya dua atau tiga kali lebih banyak jumlahnya dibanding ihwal ilmuwan yang manapun juga. Kata cendikiawan besar Leibniz yang sama sekali tidak dekat dengan Newton bahkan pernah terlibat dalam suatu pertengkaran sengit: "Dari semua hal yang menyangkut matematika dari mulai dunia berkembang hingga adanya Newton, orang itulah yang memberikan sumbangan terbaik." Juga pujian diberikan oleh sarjana besar Perancis, Laplace: "Buku Principia Newton berada jauh di atas semua produk manusia genius yang ada di dunia." Dan Langrange sering menyatakan bahwa Newton adalah genius terbesar yang pernah hidup. Sedangkan Ernst Mach dalam tulisannya di tahun 1901 berkata, "Semua masalah matematika yang sudah terpecahkan sejak masa hidupnya merupakan dasar perkembangan mekanika berdasar atas hukum-hukum Newton." Ini mungkin merupakan penemuan besar Newton yang paling ruwet: dia menemukan wadah pemisahan antara fakta dan hukum, mampu melukiskan beberapa keajaiban namun tidak banyak menolong untuk melakukan dugaan-dugaan; dia mewariskan kepada kita rangkaian kesatuan hukum-hukum yang mampu dipergunakan buat permasalahan fisika dalam ruang lingkup rahasia yang teramat luas dan mengandung kemungkinan untuk melakukan dugaan-dugaan yang tepat.
Dalam uraian yang begini ringkas, adalah mustahil membeberkan secara terperinci penemuan-penemuan Newton. Akibatnya, banyak karya-karya yang agak kurang tenar terpaksa harus disisihkan biarpun punya makna penting di segi penemuan dalam bidang masalahnya sendiri. Newton juga memberi sumbangsih besar di bidang thermodinamika (penyelidikan tentang panas) dan di bidang akustik (ilmu tentang suara). Dan dia pulalah yang menyuguhkan penjelasan yang jernih bagai kristal prinsip-prinsip fisika tentang "pengawetan" jumlah gerak agar tidak terbuang serta "pengawetan" jumlah gerak sesuatu yang bersudut. Antrian penemuan ini kalau mau bisa diperpanjang lagi: Newtonlah orang yang menemukan dalil binomial dalam matematika yang amat logis dan dapat dipertanggungjawabkan. Mau tambah lagi? Dia juga, tak lain tak bukan, orang pertama yang mengutarakan secara meyakinkan ihwal asal mula bintang-bintang.
Nah, sekarang soalnya begini: taruhlah Newton itu ilmuwan yang paling jempol dari semua ilmuwan yang pernah hidup di bumi. Paling kemilau bagaikan batu zamrud di tengah tumpukan batu kali. Taruhlah begitu. Tetapi, bisa saja ada orang yang mempertanyakan alasan apa menempatkan Newton di atas pentolan politikus raksasa seperti Alexander Yang Agung atau George Wasington, serta disebut duluan ketimbang tokoh-tokoh agama besar seperti Nabi Isa atau Budha Gautama. Kenapa mesti begitu?
Pertimbangan saya begini. Memang betul perubahan-perubahan politik itu penting kalau tidak teramat penting. Walau begitu, bagaimanapun juga pada umumnya manusia sebagaian terbesar hidup nyaris tak banyak beda antara mereka di jaman lima ratus tahun sesudah Alexander wafat dengan mereka di jaman lima ratus sebelum Alexander muncul dari rahim ibunya. Dengan kata lain, cara manusia hidup di tahun 1500 sesudah Masehi boleh dibilang serupa dengan cara hidup buyut bin buyut bin buyut mereka di tahun 1500 sebelum Masehi. Sekarang, tengoklah dari sudut perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam lima abad terakhir, berkat penemuan-penemuan ilmiah modern, cara hidup manusia sehari-hari sudah mengalami revolusi besar. Cara berbusana beda, cara makan beda, cara kerja dan ragamnya beda. Bahkan, cara hidup santai berleha-leha pun sama sekali tidak mirip dengan apa yang diperbuat orang jaman tahun 1500 sesudah Masehi. Penemuan ilmiah bukan saja sudah merevolusionerkan teknologi dan ekonomi, tetapi juga sudah mengubah total segi politik, pemikiran keagamaan, seni dan falsafah. Sangat langkalah aspek kehidupan manusia yang tetap "jongkok di tempat" tak beringsut sejengkal pun dengan adanya revolusi ilmiah. Alasan ini --sekali lagi alasan ini-- yang jadi sebab mengapa begitu banyak ilmuwan dan penemu gagasan baru tercantum di dalam daftar buku ini. Newton bukan semata yang paling cerdas otak diantara barisan cerdas otak, tetapi sekaligus dia tokoh yang paling berpengaruh di dalam perkembangan teori ilmu. Itu sebabnya dia peroleh kehormatan untuk didudukkan dalam urutan hampir teratas dari sekian banyak manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Newton menghembuskan nafas penghabisan tahun 1727, dikebumikan di Westminster Abbey, ilmuwan pertama yang memperoleh penghormatan macam itu.


Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat